Jumat, 05 Januari 2018

Hector Bellerin Menyamakan Kedudukan

Kepindahan seorang mesut ozil kedalam kubu the gunners terbukti sangat ampuh bagi permainan arsenal saat itu dimana gelontoran gol yang mampu diciptakan oleh aaron ramsey semakin meningkat dengan drastis dan kala itu ia bahkan mampu membuktikan kualitasnya dalam mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau berita bola dan diangkat oleh arsene wenger untuk mengisi tim inti sebagai starter, alias pemain yang diturunkan sejak menit pertama setelah tahun baru. Aaron ramsey sendiri juga merupakan produk asli didikan akademi muda arsenal dan sama seperti kebanyakan pendahulunya, potensinya tidak bisa dimaksimalkan selama ia bermain dibawah kepelatihan juru taktik yang sempat membesut mulhouse, rc strasbourg, as monaco, dan juga nagoya grampus ini. Walaupun begitu, sekarang lambat laun arsene wenger mulai membenahi skuadnya tersebut dengan membeli sejumlah pemain hebat, seperti alexis sanchez misalnya menginginkan hasil yang maksimal.




Akan tetapi buruknya performa arsenal kala berhadapan melawan tim - tim besar masih tetap menghantui klub berita bola dunia yang bermarkas di stadion emirates tersebut serta menghambat kemungkinan mereka dalam memburu gelar juara liga primer inggris. Kala itu bahkan tim yang diasuh arsene wenger tersebut sempat dipermak habis - habisan oleh saingannya chelsea dengan skor enam kosong (6 - 0) dalam laga yang dilangsungkan di stamford bridge dan pelatih berjuluk profesor ini mengatakan bahwa kekalahan tersebut sangatlah menyakitkan lantaran mereka sudah bersiap - siap menghadapi laga besar itu dengan berlatih terus menerus namun hasil yang didapat sangatlah mengejutkan. Chelsea sendiri kala itu dipegang oleh jose mourinho untuk kedua kalinya dan kedua pelatih ini memang dikenal sering sekali bersaing bahkan sampai adu mulut di pinggir lapangan tapi jose mourinho memang merupakan sosok yang sangat kontroversial.



Kekalahan arsenal atas rivalnya chelsea kala itu sebenarnya merupakan pertandingan berita bola indonesia bersejarah lantaran itu adalah laga keseribu (1.000) arsenal dibawah kepelatihan seorang arsene wenger. Tapi memang tidak ada sesuatu yang pasti didunia ini dan walaupun mereka sudah bersusah payah menghadirkan kemenanga bagi pelatih yang lahir tanggal dua puluh dua (22) bulan oktober tahun seribu sembilan ratus empat puluh sembilan (1949) tersebut, the gunners tetap tidak berkutik menghadapi permainan chelsea dibawah kepelatihan jose mourinho yang menggunakan taktik parkir bus dan juga mengandalkan serangan balik matang melalui sayap mereka yang mampu bergerak dengan cepat. Rekor pertemuan antara jose mourinho dan juga arsene wenger juga sejauh ini berpihak kepada juru taktik asal portugal itu namun setidaknya arsene wenger selalu mampu menahan laju antonio conte, pelatih the blues sekarang ini setelah pada laga besar mereka kemarin kedua belah tim bermain dengan skor imbang 2 - 2 setelah hector bellerin menyamakan kedudukan dimasa injury time lewat sepakan jarak jauhnya.

Kamis, 04 Januari 2018

Menginginkan Hasil Yang Maksimal

Namun arsenal sendiri mampu membuktikan kualitas mereka sebagai salah satu klub berita bola terbaik tidak hanya di inggris saja namun juga eropa dan menunjukkan profesionalitas mereka dengan menampilkan performa mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau yang sangat menghibur para penonton ketika mereka berhadapan melawan newcastle united didalam laga lanjutan liga primer inggris. Jurnalis henry winter sendiri menuliskan didalam laporannya mengenai partai tersebut bahwa gol pembuka yang diciptakan oleh thierry henry dari kubu arsenal melambangkan segala sesuatu yang baik mengenai tim asal london utara tersebut, yakni cara operan yang sangat menawan dan juga pergerakan para pemain yang cerdas dalam memanfaatkan ruang kosong dilapangan. Thierry Henry sendiri memang menjadi salah satu bomber andalan arsene wenger, tidak hanya di arsenal saja namun juga bersama dengan tim nasional perancis diberbagai ajang berhasil menangkap sang pelaku.



Disini, arsene wenger juga mampu membawa arsenal dari keterpurukan dan rasa frustasi yang menghampiri mereka pada musim berita bola dunia sebelumnya, yakni dengan mengantarkan the gunners untuk menjuarai kompetisi liga primer inggris kala itu dengan tanpa mengalami satupun kekalahan, hanya hasil imbang dan kemenangan yang didapatkan. Pencapaian mengejutkan ini terakhir kali berhasil diraih oleh preston north end sekitar seratus lima belas (115) tahun sebelumnya ketika liga primer inggris masih dikenal dengan nama football league atau liga sepakbola. Performa arsenal saat itu juga sekarang bisa dilihat pada skuad manchester city yang tengah diasuh oleh pelatih berkepala plontos asal spanyol, josep pep guardiola yang mana ia mampu membawa tim berjuluk the citizens tersebut meraih kemenangan beruntun sebelum ditahan imbang oleh crystal palace pada malam pergantian tahun baru kemarin.



Menyikapi raihan positif tersebut, Arsene wenger mengatakan dalam parade kemenangan arsenal bahwa seorang pendukung the gunners melemparkannya sebuah kaus setelah trofi juara liga primer inggris itu diserahkan, dan kaus berita bola indonesia tersebut bertuliskan sesuatu yang sangat jenaka bahwa pelatih yang lahir di strasbourg perancis tanggal dua puluh dua (22) bulan oktober tahun seribu sembilan ratus empat puluh sembilan (1949) itu sempat mengatakan sebelumnya bahwa mereka akan menjalani satu musim tanpa menelan kekalahan namun tentunya segala sesuatu tidak berjalan dengan rencana tapi sebenarnya arsene wenger hanya mengatakan hal itu satu musim lebih awal dari yang diperkirakan. Sekali lagi, pelatih yang pernah membesut as monaco, nagoya grampus eight, strasbourg, dan mulhouse ini memang sangat realistis tapi bukan berarti ia juga bisa melihat atau mengubah masa depan lantaran dirinya yakin kepada kemampuan para anak asuhnya dalam mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau, dan memang anak asuhnya sendiri juga menginginkan hasil yang maksimal setiap laga.

Rabu, 03 Januari 2018

Berhasil Menangkap Sang Pelaku

Saat itu arsene wenger sendiri sedang tidak berada di inggris melainkan baru saja pulang dari sebuah perjalanan mengunjungi kampung halamannya di strasbourg, perancis dalam rangka mengunjungi kedua orangtuanya disana. Sang pelatih berita bola yang dijuluki profesor ini bahkan sempat menghadiri sebuah konferensi pers yang diadakan tidak lama setelah kepulangannya dan disitu ia dengan ngotot mengatakan bahwa rumor serta kabar miring yang beredar tersebut tidak benar adanya. Terakhir, arsene wenger juga menambahkan bahwa apabila sesuatu yang tidak benar dibuat - buat, maka ia tidak akan tinggal diam saja lantaran ini adalah hal yang bukan main - main dan serius apabila seseorang bisa seenaknya berkata seperti itu dan tidak bisa dibuktikan kebenarannya. Pada masa sekarang mungkin hal ini bisa disamakan dengan kabar hoax atau isu bohong yang peredarannya bahkan lebih ganas lagi berkat adanya platform sosial media arsenal siap sikut everton demi tandatangani gelandang hoffenheim.



Staf yang bertugas untuk menangani berbagai konferensi pers arsenal bernama clare tomlinson yang saat itu hadir dikonferensi arsene wenger juga mengingat kembali kejadian tersebut dalam wawancara terakhirnya dengan berita bola dunia dan mengatakan bahwa Arsene wenger sempat meneleponnya keesokan harinya dan menginginkan alasan mengapa pelatih sepakbola yang sudah lebih dari dua puluh tahun (20) tersebut tidak bisa menuntut media pers atau melakukan tindakan balasan lantaran mereka sudah terlanjur menerbitkan berita bohong yang merusak nama baiknya tersebut. Penyebaran berita hoax atau bohong memang sudah selayaknya harus ditindak dengan serius lantaran menyangkut nama baik dan juga keselamatan seseorang baik secara fisik maupun mental, dan arsene wenger sendiri saat itu sudah sangat sadar betul akan akibat yang bisa ditimbulkan disini. Tapi itulah sepakbola dimana drama terjadi didalam dan diluar lapangan hijau kelihaian sang profesor tersebut.



Pada akhirnya mereka berhasil menangkap sang pelaku yang ternyata merupakan pekerja surat kabar london dan ia meminta maaf kepada arsene wenger. Sepanjang beredarnya rumor kehidupan pribadi arsene wenger tersebut, arsenal sendiri tadinya sedang memimpin klasemen sementara liga primer inggris dibawah asuhan seorang pelatih yang lahir di strasbourg perancis tanggal dua puluh dua (22) bulan oktober tahun seribu sembilan ratus empat puluh sembilan (1949) itu akan tetapi performa mereka yang buruk dan tidak konsisten dibulan februari tahun 1997 membuat arsene wenger melempar handuk dalam perebutan gelar juara liga domestik tersebut. Penampilan yang ditunjukkan oleh the gunners saat itu sangatlah menawan mengingat baru kali itu arsene wenger menjabat sebagai pelatih mereka untuk pertama kalinya dan andai saja rumor hoax tersebut tidak terjadi maka bukan tidak mungkin jika klub berita bola indonesia yang satu ini dapat merengkuh gelar juara domestik. Perang psikis atau psych war memang kerap terjadi di sepakbola seperti yang gemar dilakukan oleh jose mourinho.

Selasa, 02 Januari 2018

Kelihaian Sang Profesor Tersebut

Pada musim debut atau pertama kalinya ia melatih AS Monaco, arsene wenger langsung menunjukkan kemampuan melatih berita bola yang sangat hebat dan mampu membawa klub yang mengenakan seragam merah putih tersebut menjuarai ligue 1 perancis dengan keunggulan enam (6) poin atas pesaing terdekatnya bordeaux yang menyelesaikan kompetisi tersebut diposisi kedua. Tidak banyak sosok pelatih berbakat yang dapat melakukan hal ini, seperti misalnya antonio conte mantan sang juru taktik juventus yang waktu itu sempat membawa tim la vecchia signora secara tiga (3) kali berturut - turut menjuarai serie a italia namun dimusim perdananya bersama chelsea, ia sanggup membawa klub berjuluk the blues tersebut memenangkan mahkota liga primer inggris. Begitu juga dengan unai emery, mantan pelatih valencia yang sanggup menjuarai ligue 1 perancis bersama paris saint germain walau faktor uang atau pendanaan lebih bermain disini penghargaan terkait permainan sportif.



Akan tetapi dimusim keduanya bersama as monaco, semuanya tidak seindah dulu lantaran arsene wenger gagal mempertahankan titel juara ligue 1 perancis yang dimenangkannya sebelumnya. Walaupun AS Monaco diberikan predikat sebagai tim subur yang mampu mencetak gol lebih banyak daripada tim berita bola dunia lainnya dimusim sepakbola tahun seribu sembilan ratus delapan puluh delapan hingga seribu sembilan ratus delapan puluh sembilan (1988 - 1989) berkat pembelian legenda sepakbola asal liberia george weah yang berposisi sebagai penyerang, namun mereka harus menyelesaikan turnamen diposisi ketiga dibelakang olympique de marseille dan juga paris saint germain. Capaian yang cenderung menurun ini membuktikan bahwa tidak selamanya karir seseorang itu indah dan ada saat dimana ia berada diatas dan juga dibawah. Hidup yang berjalan seperti roda ini cenderung dilupakan ketika kita sedang merasakan nikmat.



Selain itu, as monaco yang dilatih oleh arsene wenger saat itu juga mampu mencapai partai final pergelaran coupe de france, sebuah kompetisi dengan menggunakan sistem gugur yang dilangsungkan pada tahun yang sama namun pada akhirnya mereka harus ditekuk oleh sang juara ligue 1 perancis marseille dengan skor yang sangat ketat, empat tiga (4-3). Setelah dua kali raihan yang agak mengecewakan itu, as monaco lagi - lagi harus puas menyelesaikan musim mereka diperingkat ketiga pada tahun seribu sembilan ratus delapan puluh sembila hingga seribu sembilan ratus sembilan puluh (1989 - 1990). Disini, penyerang baru yang dibeli oleh arsene wenger mampu menggelontorkan lima belas buah (15) gol pada musim pertamanya bersama as monaco, sebuah raihan yang sama sekali tidak sedikit dan dapat dicapai berkat kemampuan seorang arsene wenger dalam mengenali bakat dan juga memaksimalkan potensi para pemainnya. Namun belakangan ini, kelihaian sang profesor tersebut tidak terlalu menonjol lantaran sebagian besar tim jawara memiliki staff khusus untuk memonitor hal berita bola indonesia tersebut.

Senin, 01 Januari 2018

Penghargaan Terkait Permainan Sportif

Arsene Wenger, layaknya kebanyakan pemain sepakbola, juga diberikan nama panggilan oleh para penggemar dan juga media di inggris sana sebagai "Le Professeur" yang dalam bahasa indonesia artinya adalah sang profesor. Nama panggilan ini sendiri diberikan kepada pelatih kelahiran strasbourg, perancis ini lantaran sikapnya yang kerap mempelajari pola bermain lawan sampai keakarnya dan menyelesaikan permasalahan dari situ. Hal ini sama sekali tidak salah dan bahkan juga dilakukan oleh banyak pelatih berita bola lainnya namun tidak semua orang bisa mempelajari gaya bermain lawan mereka lantaran adanya pergantian maupun rotasi pemain serta strategi yang juga tidak jarang diterapkan oleh pelatih masing - masing, terutama di liga primer inggris yang notabene memiliki jumlah kompetisi lebih banyak dibandingkan liga sepakbola eropa lainnya seperti spanyol, perancis, jerman, hingga italia sehingga menguras tenaga conte siap hadapi periode berat di sisa musim ini.



Selain itu, seorang arsene wenger sendiri juga mengutamakan pendekatan yang tidak lazim dalam permainan sepakbola, yakni mentalitas dan jiwa yang menyerang serta ofensif dimana ia memiliki tujuan bahwa olahraga mengolah si kulit bundar ini haruslah bisa disaksikan dengan amat menarik oleh para penonton dan juga pelaku diatas lapangan hijau. Seringkali hal seperti ini dilupakan oleh pelatih maupun pemain berita bola dunia yang hanya mengandalkan taktik pragmatis alias hanya terpaku terhadap hasil akhir alias kemenangan saja. Contoh yang paling mudah adalah seorang jose mourinho sang penemu strategi "parkir bus" dan tidak enak untuk ditonton. Namun mereka juga tidak bisa disalahkan lantaran seorang pelatih dituntut oleh pihak klub untuk mampu memberikan kemenangan demi kemenangan guna menaikkan pamor klubnya. Hal ini tidak terlihat pada sosok arsene wenger, josep pep guardiola, dan joachim loew memilih untuk membela perancis.


Akan tetapi walaupun mendapatkan banyak sekali pujian atas metode kepelatihan serta permainan yang disajikan oleh anak asuhnya, arsene wenger juga tidak luput dari berbagai kritikan berita bola indonesia. Arsenal yang berada dibawah kendalinya kerap menerima serangan bertubi - tubi lantaran ketidak disiplinan pemainnya dalam mengolah si kulit bundar diatas lapangan hijau dari laga ke laga. Sejak ia menangani the gunners dibulan september tahun seribu sembilan ratus sembilan puluh enam (1996) hingga februari dua ribu empat belas (2014) silam, total skuad arsenal dibawah asuhan arsene wenger telah mendapatkan seratus (100) kartu merah dan angka ini sangatlah tinggi. Walaupun begitu, disaat yang bersamaan mereka juga telah memenangkan beberapa penghargaan terkait permainan sportif yang diperlihatkan dan diberikan oleh asosiasi sepakbola inggris maupun eropa, sebuah hal yang sangat ironis.